RUMAH ADAT BINONGKO MEMILIKI SENTUHAN BUDAYA JEPANG

 

***Saya menyarakan agar membaca ini sampai akhir agar tidak timbul kesalahpamahan***

 

RUMAH ADAT BINONGKO MEMILIKI SENTUHAN BUDAYA JEPANG


Rumah adat di Sulawesi secara umum hampir sama dalam bentuk yakni berupa rumah panggung. Tapi rumah adat di Sulawesi ini meskipun terbilang mirip namun tetap memiliki sentuhan khas yang menjadi ciri pembeda bagi masing-masing rumah adat.
Contoh rumah adat jepang. sumber: jackmac34


Rumah adat di Sulawesi secara umum hampir sama dalam bentuk yakni berupa rumah panggung. Tapi rumah adat di Sulawesi ini meskipun terbilang mirip namun tetap memiliki sentuhan khas yang menjadi ciri pembeda bagi masing-masing rumah adat.


Contoh:

Rumah adat Makassar dan rumah adat buton, keduanya berbentuk sama yakni rumah panggung dari kayu. Tapi jelas bahwa rumah panggung versi adat buton dan adat makassar ini tidaklah sama. Misalnya pada ciri khas bagian atap. Rumah adat buton bagian ubun-ubun atap rumah terdapat symbol naga dan nanas yang memiliki arti filossofi tersendiri.

 

Rumah adat untuk seluruh wilayah buton Sulawesi Tenggara secara umum sama, yakni termasuk rumah adat di Wakatobi dan juga rumah adat di pulau Binongko. Nah, kali ini belajarbaca.online secara spesifik membahas keunikan rumah adat di pulau Binongko.


baca juga: 

3 Tradisi Unik Hari Raya di Pulau Binongko
Bahasa Popalia Togo Binongko, Bahasa Asli Pulau Binongko
2 VIRUS GANAS YG PERNAH ADA DI TANAH BINONGKO

 

Ciri Khas Rumah Adat Binongko Dengan Setuhan Budaya Jepang

 

Jika dilihat dan diperhatikan secara seksama, rumah adat Binongko bisa dibilang memiliki ciri unik yang merupakan bagian dari sentuhan budaya Jepang. Hal ini bisa dilihat dari kesamaan atau persis antara rumah adat jepang dan rumah adat Binongko.

 

Bentuk Pintu Rumah Adat Binongko

Coba lihat bentuk pintu rumah adat Binongko, cara membuka pintu rumah adat Binongko yakni digeser kesamping, tidak didorong atau ditarik. Bentuk pintu seperti ini bisa dilihat pada kondisi rumah adat Jepang yaitu pada saat dibuka atau ditutup pintunya digeser menyamping.

Pada rumah adat Binongko, tidak hanya berupa pintu bahkan termasuk jedela. Cara membuka jendela rumah adat Binongko juga berbeda dengan membuka jendela rumah pada umumnya yakn tidak didorong tetapi di geser kesamping.

 

_____________________

Sebenarnya.....Kesamaan ini hanyalah sebuah kebetulan, sejauh ini belum ada teori tentang pengaruh atau hubungan budaya Jepang dengan Budaya di pulau Binongko. 

Postingan artikel ringkas ini hanya untuk meluruskan sebuah isu publik pada beberapa pandangan masyarakat Binongko tentang pengaruh atau adanya sentuhan budaya Jepang dalam rumah adat Binongko.

Dalam teori pembuktian, sebuah atau satu bukti bukan lah bukti. Jadi, kesamaan satu bentuk saja tidak cukup membuktikan adanya pengaruh tersebut. 

Jika ada yang bisa berikan bukti-bukti lainnya tentang adanya sentuhan budaya Jepang dalam rumah adat Binongko, bisa untuk sharing ilmu di kolom komentar dibawah. Selanjutnya, mohon artikel ringkas ini tidak dijadikan multi tafsir yang dapat memberi kesalahpahaman baru. Jika tidak berkenan, anggap saja sebagai hiburan semata. Terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

 

Reactions

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu