Makna 'Tembanne' Dalam Tradisi Tindik Telinga Orang Binongko

Makna 'Tembanne' Dalam Tradisi Tindik Telinga Orang Binongko


Tembanne dalam tradisi tindik telinga orang Binongko di pulau Binongko Wakatobi ini memiliki arti dalam suku katanya yang berkaitan dengan bagian dalam proses tindik telinga adat Binongko.


Dalam melakukan Tembanne tindik telinga dalam tradisi orang Binongko tentunya memiliki syarat khusus yang harus dipenuhi. Diketahui bahwa Tembanne tindik telinga dalam tradisi orang Binongko ini adalah proses sakral bagi seorang bayi atau anak perempuan yang barusaja atau pertama kali menindik telinga.


Makna 'Tembanne' Dalam Tradisi Tindik Telinga Orang Binongko


Bagi para tetua orang Binongko, tindik telinga dengan adat Tembanne ini memiliki makna dan arti mendalam yang tersirat. Meskipun Tembanne tindik telinga ini pelaksaanaanya tidak sama dengan tradisi lainnya yang dilakukan dengan perayaan. Justu tradisi Tembanne tindik telinga dalam masyarakat Binongko ini dilakukan secara sederhana. 

Hal yang paling diperhatikan dalam Tembanne Tindik Telinga ini adalah kelengkapan syaratnya yang harus dipenuhi. Karena memiliki simbol dan makna khusus terhadap anak atau bayi yang akan melakukan tindik telinga pertama kalinya.


Makna 'Tembanne' Dalam Tradisi Tindik Telinga Orang Binongko


Tembanne berasal dari kata Temba artinya tembak dan Tembanne artinya menembak. Arti ini memiliki hubungan dengan pelaksaan Tembanne tindik telinga orang Binongko.

Dalam pelaksanaannya, beberapa syarat yang harus dipenuhi adalah dua buah kelapa bertunas dan korek api kayu. Syarat lainnya bisa disimak dalam ulasan saya tentang syarat Tembanne adat Binongko.

Setelah melakukan prosesi tindik telinga ini selesai, maka disinilah fungsi korek api kayu digunakan dan hubungannya dengan kata Tembanne tersebut. Jadi, sebatang korek api akan dinyalakan disamping telinga sang bayi atau anak yang telah melakukan tindik telinga. 

Proses ini dikatakan menembak yang berarti sebuah simbol sang anak telah ditindik telinganya. Maknanya adalah sebuah harapan dan semangat yang berkobar dari sang bayi atau anak tersebut.

Syarat penting lainnya yang harus di penuhi adalah dua buah kelapa yang bertunas. Ini berkaitan dengan makna tumbuh, kesehatan, subur, berguna, dan harapan-harapan yang baik dari sang bayi setelah ditindik telinganya. Ini juga berkaitan dengan prosesi pelaksanaan Tembanne dimana harus dilakukan diatas Tumbua.

Tumbua adalah alat penumbuk, alat tradisional binongko sebagai alat tumbuk yang ukurannya besar. Benda ini juga terbuat dari kayu.

Kaitannya antara Dua buah kelapa bertunas dan Tumbua adalah diharapkan sang anak akan tumbuh dengan baik, sehat dan berbudi baik. 

Tumbu'a arti katanya berasal dari kata Tumbu artinya tumbuk, namun dalam bahasa Binongko Tumbu memiliki dua makna yakni Tumbuk dan tumbuh. 

Makna tumbuh inilah yang menjadi filosofi kenapa Tradisi Tembanne Tindik telinga Orang Binongko harus dilakukan diatas Tumbua.
Reactions

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu