![]() |
| sumber: silviarita |
BELAJAR BAHASA BINONGKO menurut
saya gampang-gampang susah, karena dalam versi bahasa daerah Binongko saat ini
telah banyak yang mengadopsi bahasa Indonesia. Sehingga tidak salah jika ada
beberapa kosa kata dalam bahasa Indonesia yang sebenarnya itu adalah turunan
dalam bahasa Indonesia dan membuat beberapa orang merasa mudah belajar bahasa
Binongko.
Contoh: Ember. Kata benda Ember adalah sebuah kata benda dalam bahasa
Indonesia. Dalam bahasa daerah Binongko, Ember juga di sebut Ember(e) atau lebih halus yakni Amber(e[BT1] ).
Baca juga: tradisi saufara pulau Binongko. Tombole, makanan khas wakatobi
Baca:Tata Krama Tradisi Joget Maju Mundur di Pulau Binongko
DAFTAR ISI:
______________________________________________________
- BACA: 3 MACAM ZINA YANG PALING DAHSYAT BIKIN ALAM MURKA & BENCANA
- 3 NASEHAT PALING AMPUH DARI WAKATOBI – JALAN SUKSES DI TANAH RANTAU
- TOP 5 LAGU JOGET WAKATOBI 2021 VERSI BBO
- TOP 4 LAGU JOGET WAKATOBI ASYIK UNTUK JOGET LULO 2021
- HALO? APA KABAR HATI NURANI KITA? USAI PEMILU [WAKATOBI]
- TENGGELAM, "WA INA KU DOLI DONGKAMO" TELAH USANG DIMAKAN WAKTU
- SI CANTIK “WAODE”, HANTU USIL TAKUT KENTUT ~MISTERI DAN MITOS~
- NYANYIAN ROH! LAGU ANDE-ANDE, LAGU TRADISIONAL BINONGKO
- JIN DAN DESA YANG HILANG - WAKATOBI- MITOS BINONGKO
- TRADISI POLELEI PULAU BINONGKO WAKATOBI - MAKNA DAN TUJUAN
- SIAPA YANG RINDU BPK. IR. HUGUA PIMPIN LAGI WAKATOBI?
ATURAN DASAR BELAJAR BAHASA DAERAH BINONGKO
Sebelum lanjut kita mempelajari
pelajaran dasar belajar bahasa daerah Binongko, terlebih dahulu kita harus
mengenal aturan dasar dalam pemakaian Bahasa daerah Binongko.
- baca lainnya: KATA DASAR, BELAJAR BAHASA BINONGKO MUDAH
1.
Tidak ada huruf mati diakhir suatu kata.
o
Dalam bahasa Binongko dikenal istilah penerusan kata. Ini bertujuan agar
setiap kata dalam bahasa daerah Binongko ini berakhir dengan huruf vocal atau
hidup.
|
Kata dalam Bahasa Indonesia |
Arti dalam Bahasa Daerah
Binongko |
|
KULKAS |
KULKAS (i) = KULKASI |
|
KANTOR |
KANTORO (o) = KANTORO |
|
TERMOS |
TER(e) M(u) S(u) = TEREMUSU |
|
|
|
o
Untuk menghindari bunyi huruf mati/konsonan pada
akhir suatu kata, maka dikenal pula pemendeketan
penyebutan huruf. (kebalikan dari penerusan kata). Terkadang, Hal ini umum
dikenal pada kata yang berkahiran huruf mati dan terlalu panjang, tapi
sebenarnya aturan ini tidak berlaku sepenuhnya. Baik pemendekekan/pengurangan maupun
penambahan/penerusan ini berlaku hanya bertujuan agar pengejaannya mudah bagi
setiap kata dalam bahasa Binongko.
|
Kata dalam Bahasa Indonesia |
Arti dalam Bahasa Daerah
Binongko |
|
MASUK |
MASU( |
|
HANDUK |
HANDU( |
|
SIKAT |
SIKA( |
|
|
|
2.
Tidak ada penekanan huruf
Dalam bahasa Binongko, semua diatur agar pengejaan
penggunaan kata berlaku dengan penyebutan yang mudah dan luwes, sehingga susah
untuk menemukan kata-kata dengan penyebutan yang rumit seperti penekkan huruf.
Atau kata dengan dengan suku kata yang double atau ganda. Misal : PP, KK, RR,
DD.
Contoh: ada
sebuah bahasa daerah yang menyebut kata dalam merek ponsel misalnya : NOKIA.
Dalam bahasa daerah tersebut mereka menyebutnya dengan = NOKKIA (dengan
penekanan huruf K ganda). Dalam bahasa Binongko aturan ini tidak berlaku
demikian.
3.
Secara umum, berlakunya aturan penambahan atau
pengurangan suku kata seperti pada nomor 1 poin 1 dan 2 adalah berlaku pada
jenis suku kata adopsi saja. Dalam bahaa Indonesia asli, semua penyebutan
setiap kata tidak memiliki huruf mati pada akhiran kata.
4.
Tidak semua suku kata yang ber akhiran huruf
mati akan di kenakan aturan nomor 1 pada poin 1 dan 2. Ini juga berlaku pada
jenis-jenis kata adopsi bahasa Indonesia dimana penyebutannya sudah
menyesuaikan dengan versi modern bahasa Indonesia saat ini. Contoh: Gorden, dalam bahasa daeah Binongko juga
menyebut ini sebagai Gorden/horden.
5.
Jika dalam bahasa Inggris kita belajar tentang
ucapan salam dan selamat seperti Good MORNING, GOOD NIGHT, atau dalam bahasa
Indonesia seperti selamat pagi, selamat malam, dll… justru dalam bahasa daerah
Binongko ungkapan ini tidak berlaku. Artinya dalam bahasa Binongko tidak ada
kata untuk menyatakan salam atau selamat.
6.
Dalam penggunaan bahasa Binongko, kadangkala
dalam versi aslinya huruf “d” akan berbunyi “dh” atau sepertibunyi “dhal” dalam
al-quran. Tapi aturan ini tidak berlaku untuk semua. Ada pula beberapa kalimat
yang menggunakan huruf “d” dan tetap dibanya “d”. sayangnya tidak ada aturan
khusus untuk penggunaan bunyi huruf ini dalam bahasa Binongko.
Misalnya:
seseorang bernama Dani. Mungkin saja dalam penyebutannya dia akan dipanggil “dha-ni”
atau juga cukup Dani saja. Harusnya dalam versi bahasa Binongko asli di akan di
panggil “dha-ni”. Tapi untuk sekarang ini, penggunaan bahasa daerah Binongko
sudah banyak berbaur dengan aliran bahasa Indonesia.
7.
Versi bahasa daerah Binongko asli sudah jarang
digunakan, sebab adanya pembauran dengan bahasa Indonesia sehingga bahasa
daerah Binongko banyak mengadopsi istilah dari bahasa Indonesia seperti
penamaan nama-nama benda, dll. Sedangkan bahasa daerah yang umum kita dengar di
masarakat saat ini adalah bahasa daerah binongko versi modern.
8.
Bahasa daerah Binongko di setiap daerah pulau Binongko
memiliki ke-khasan pengucapan masing-masing, seperti bahasa daerah Binongko
Rukuwa, Palahidu, Lontoi, One-One, Bante, Taipabu Dan Popalia, semuanya
memiliki dialek yang berbeda-beda, bahkan terdapat istilah atau penyebutan untuk
beberapa pengucapan kata benda, kata kerja, yang tidak sama. Walaupun demikian,
bahasa daerah yang digunakan adalah secara umum sama.
9.
Tidak semua orang di pulau Binongko menggunakan
bahasa daerah Binongko. Untuk diketahui bahwa di Pulau Binongko terdapat dua
jenis bahasa daerah. Yakni bahasa daerah suku mbeda-mbeda, dan bahasa daerah suku
cia-cia. Suku mbeda-mbeda ini menggunakan bahasa asli daerah Binongko sedangkan
suku cia-cia menggunakan bahasa daerah yang dibawa dari suku buton wolio.
- baca lainnya: KATA DASAR, BELAJAR BAHASA BINONGKO MUDAH

0 Komentar